Pada akhir tahun 2012, banyak isu yang mengatakan bahwa adanya kiamat yang akan terjadi. Isu ini merambat kepada hal yang menyangkut kehidupan setelah dunia yaitu akhirat seperti surga dan neraka. Banyak sekali pertanyaan dan juga isu isu yang mempertanyakan atas keberadaan Neraka seperti “Dimanakah neraka berada?”
Allah SWT berfirman:
“Dan bersegaralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa.” (Ali Imran: 133)
Ayat diatas menyebabkan bahwa surga itu luasnya seluas langit dan bumi, bagaimana dengan neraka? Di manakah letak nya?
Sebetulnya yang disebut alam semesta ini tidak hanya terbatas langit dan bumi. Pengetahuan kita memang sangat terbatas mengenai alam ini. Yang kita percaya hanya bahwa ada malaikat di atas langit. Kalau dikatakan luas sura seluas langit dan bumi, ini tidak berarti bahwa Allah tidak berkuasa menggambarkan luas dan letak neraka. Bahkan lebih dari itu pun Allah sangat berkuasa.
Rasulullah juga pernah menghadapi pertanyaan mengenai makna aya: “Surga yang luasnya seluas langit dan bumi.” “Di manakah neraka?”. Rasulullah menjawa dengan pertanyaan lagi, “Di manakah malam hari ketika siang?”
Ibnu Katsir dalam tafsirnya mengomentari riwayat tersebut dengan mengatakan bahwa ini mengandung dua pengertian. Pertama, jika kita tidak menyaksikan malam hari pada waktu siang, hal ini tidak berarti bahwa malam hari itu tidak ada di suatu tempat. Demikian pula dengan neraka, ia berada di tempat yang dikehendaki oleh Allah Azza Wa Jalla. Kedua, jika siang hari terjadi pada belahan dunia ini, maka malam hari akan terjadi pada belahan dunia yang lain. Demikian juga surga, ia berada di tempat yang paling tinggi, di atas semua langit yang luasnya seperti dikatakan Allah seluas langit dan bumi. Adapun neraka berada di bawah tempat yang paling bawah. Dengan demikian, pertanyaan keberadaan surga yang luasnya seluas langit dan bumi itu tidak menafikan adanya neraka. Wallahu a’lam.
Tulisan di atas adalah satu dari berbagai macam pertanyaan-pertanyaan yang bersifat kontemporer yang dibahas oleh Dr. YusufAl-Qaradhawi pada bukunya yaitu Fatwa Fatwa Kontemporer. Buku yang terdiri dari 3 jilid ini berisi fatwa fatwa Islam yang beliau bahas dengan metode taisir, dengan berlandaskan Al Qur’an dan As Sunnah. Bisa didapatkan di toko buku Islam bekas maupun baru. Atau bisa didapatkan di TOKO BUKU ONLINE. Baca juga: artikel tenang fatwa Islam.


No comments:
Post a Comment